NATIVZEN.com – Pasar smartphone foldable terus berkembang, dan motorola menjadi salah satu brand yang konsisten menjaga identitas desainnya. Ya, pada bulan Februari 2026, pabrikan smartphone yang berada di bawah bendera Lenovo ini meluncurkan motorola razr 60.
Hadir meramaikan smartphone foldable di Indonesia, motorola razr membawa pendekatan klasik ala ponsel lipat era 2000-an yang dipadukan dengan teknologi layar fleksibel modern serta fitur AI yang semakin matang.
Smartphone lipat terbaru ini pun memungkinkan pengguna menjelajahi kemampuan dan kekuatan moto ai seutuhnya. Dengan kata lain, motorola razr 60 menghadirkan kreativitas, produktivitas, dan personalisasi yang tak tertandingi langsung ke telapak tangan pengguna.

Lalu, seberapa menarik motorola razr 60 untuk penggemar gadget di Tanah Air di awal tahun 2026 ini? Lagi dan lagi, motorola memberi kesempatan kepada nativzen untuk mereview smartphone foldable terbarunya ini. Oleh karena itu, baca hingga selesai!
Unboxing motorola razr 60
razr 60 terbaru berevolusi melampaui smartphone tradisional, yang menjadikannya sebagai teman proaktif dan intuitif. motorola pun tak ragu-ragu untuk menempatkan smartphone foldable ini ke dalam kelas unggulan alias flagship.
Perangkat ini hadir sebagai ponsel pintar lipat pertama yang mengusung chipset Dimensity 7400X dari MediaTek. Dapur pacunya ini dapat meningkatkan kinerja AI hingga 15% dibandingkan generasi sebelumnya.
Nah, bagi kamu yang tertarik membeli motorola razr 60, smartphone foldable ini dipasarkan dengan kotak kemasan alias boks yang dibalut warna hitam. Di bagian muka dari kotak kemasan, ada logo khas motorola serta nama perangkat, “razr 60”.

motorola membuat kotak kemasannya ini sangat minimalis, alias tidak ada banyak informasi mengenai spesifikasi dari ponsel pintar lipat tersebut. Hanya ada sticker yang mencantumkan nama perangkat, kapasitas memori, nomor IMEI, dan nama pabrik tempat perakitan.
Sekarang, mari kita buka kotak kemasannya! Pertama kali, kamu akan langsung menemukan kotak kompartemen berwarna hitam yang memuat hard-case di dalam kantong kertas transparan, buku petunjuk penggunaan berikut kartu garansi, dan SIM ejecktor.
Menariknya, penjualan smartphone foldable terbaru motorola ini di pasar Indonesia dijual bundling dengan kartu perdana dari XL. Oleh karena itu, kamu tak perlu repot-repot untuk membeli lagi kartu perdana untuk berkomunikasi menggunakan razr 60.
Sementara itu, unit smartphone foldable razr 60 bisa kamu temukan secara terpisah di bagian tengah yang terbungkus kertas berwarna hitam. motorola juga masih menyertakan travel charger berwarna hitam dan kabel USB-A to Type-C berwarna hitam untuk pengisian daya.
Desain: Compact, Premium, dan Ikonik
motorola razr 60 tetap mempertahankan form factor clamshell yang ringkas. Saat dilipat, ukurannya sangat compact dan nyaman masuk saku celana atau tas kecil. Begitu dibuka, layarnya berubah menjadi smartphone full-size dengan rasio yang tinggi dan imersif.
Saat dilipat, smartphone foldable terbaru dari motorola ini memiliki ukuran 88.1 x 74 x 15.9 mm. Sementara, saat tidak terlipat, ukurannya adalah 171.3 x 74 x 7.3 mm. motorola razr 60 memiliki bobot seberat 188 gram.

Material bodinya terasa premium dengan finishing yang solid di bagian frame serta hinge yang kini terasa lebih kokoh. Lipatan di tengah layar (crease) masih ada, tetapi lebih minim dan tidak terlalu mengganggu saat digunakan untuk scrolling atau menonton video.
Smartphone foldable ini juga dilengkapi dengan engsel berlapis titanium yang tersertifikasi SGS untuk lebih dari 500.000 kali lipatan. Pelat engsel dibuat mengambang (floating hinge) serta desain tanpa celah dan bebas lipatan (creaseless).


Engsel generasi terbaru yang dimuat oleh motorola ke dalam ponsel pintar lipat ini juga membuat bukaannya terasa lebih halus. razr 60 juga memperkenalkan berbagai mode Flex View, termasuk Camcorder Mode dan Desk Mode terbaru, selain mode Tent, Laptop, Mirror dan Stand.
Perangkat yang direview oleh nativzen adalah razr 60 dengan balutan berwarna PANTONE Spring Bud. Bodi belakang smartphone foldable ini punya sentuhan akhir kaca sebagai layar eksternal dengan dua buah kamera dan polimer silikon (kulit sintetis).

Untuk tombo-tombol pengoperasian, seperti tombol daya dan volume di tempatkan di sisi kanan yang saling berdampingan. Ada juga lubang kecil di atas tombol volume yang berfungsi sebagai mikrofon. Begitu juga dengan dua buah lubang di sisi atas, memiliki fungsi yang sama.
Untuk slot SIM Card, kamu bisa menemukannya di sisi sebelah kiri perangkat. Satu hal yang perlu kamu tahu, ponsel pintar lipat ini mengusung dual SIM Card, tetapi tidak ada baki untuk microSD Card. Artinya, kamu harus puas dengan kapasitas penyimpanan internal yang ditawarkan.


Sementara itu, di sisi bagian bawah, kamu bisa menemukan dua buah lubang kecil yang lagi dan lagi berfungsi sebagai mikrofon. Selain itu, ada juga port USB Type-C untuk pengisian daya dan lubang speaker.
motorola razr 60 juga hadir dengan sertifikasi Pantone Validated™ dan Pantone SkinTone™ Validated. Ada tiga pilihan warna yang ditawarkan, yakni selain PANTONE Spring Bud, ada juga PANTONE Gibraltar Sea dan PANTONE Parfait Pink.
Layar: Dua Panel, Dua Fungsi Maksimal
Seperti kebanyakan smartphone foldable pada umumnya, motorola razr 60 juga mengusung dua layar dalam satu perangkat. Layar utama di bagian dalam berukuran 6,9 inci dengan panel Foldable LTPO AMOLED yang memiliki resolusi 1080 x 2640 piksel 120Hz.
Sementara itu, di bagian luar ada juga layar eksternal yang kini disajikan oleh motorola semakin luas dan fungsional. Ukurannya adalah 3,6 inci dengan panel AMOLED dan memiliki resolusi 1056 x 1066 piksel.

Meski tidak disebutkan, layar utama yang ada pada ponsel pintar lipat ini memiliki proteksi anti gores hingga level 4 Mohs. Sementara itu, layar eksternalnya sudah dilindungi dengan Gorilla Glass Victus.
Bagaimana dengan kemampuan layarnya jika motorola razr 60 ini kamu operasikan di luar ruangan, di bawah terik matahari? Tidak perlu cemas! Layar utamanya memiliki tingkat kecerahan hingga 3.000 nits, dan layar eksternalnya hingga 1.700 nits.
nativzen merasakan bahwa layar dalamnya sangat tajam, responsif, dan punya warna yang hidup. Oleh karena itu, cocok untuk kamu yang suka konsumsi konten, editing ringan, maupun multitasking.

Sementara itu, layar cover di bagian luar bukan lagi sekadar notifikasi display. Kamu bisa membalas pesan, mengakses aplikasi populer, memutar dan mengontrol musik, serta selfie langsung dari kamera utama.
Bagi seorang kreator konten atau pengguna aktif media sosial, layar luarnya ini benar-benar meningkatkan kepraktisan. Kamu pun juga bisa menjalankan Google Gemini pada layar eksternal, mendefinisikan kembali apa yang dapat kamu lakukan ketika perangkat dalam keadaan tertutup.
Ditenagai Chipset MediaTek Dimensity 7400X
Seperti telah disebutkan, motorola razr 60 datang sebagai smartphone foldable unggulan. Oleh karena itu, smartphone foldable tersebut menawarkan performa yang bukan “kaleng-kaleng” meski ditenagai chipset kelas menengah.
Ya, ponsel pintar lipat terbaru dari motorola ini punya motor penggerak Dimensity 7400X. Ini merupakan smartphone foldable pertama yang ditenagai chipset buatan MediaTek tersebut, tentunya dengan dukungan “on-device AI”.
MediaTek Dimensity 7400X dibangun dengan fabrikasi 4nm dengan konfigurasi 4 x Cortex-A78 yang memiliki clock speed 2.6 GHz berpasangan dengan 4 x Cortex-A55 yang memiliki clock speed 2.0 GHz, dan sudah terintegrasi dengan GPU Mali-G615 MC2.

Sementara itu, pada sektor memori, motorola razr 60 telah dijejali RAM sebesar 8GB yang berpasangan dengan penyimpanan internal 256GB. Untuk lebih meningkatkan performa, ada dukungan RAM Boost 3.0 yang menawarkan tambahan RAM dinamis hingga 8GB.
Hanya saja, kamu tidak bisa meningkatkan kapasitas penyimpanan internalnya. Pasalnya, motorola razr 60 tidak dibekali baki untuk menempatkan kartu microSD. Akan tetapi, penyimpanan internal 256GB dirasa sudah lebih dari cukup.
Kamu pun dapat menikmati daya sepanjang hari saat menggunakan smartphone foldable ini untuk menunjang produktivitas, seperti menjawab pesan singkat atau e-mail saat di perjalanan. Pasalnya ada dukungan baterai 4.500 mAh.
Tak ketinggalan, motorola juga memperkaya sektor catu daya yang dimiliki razr 60 dengan pengisian daya cepat 30W TurboPower™ via kabel, atau pengisian daya nirkabel 15W. Dengan begitu, produktivitas kamu tetap bisa terjaga.
Konektivitas juga bisa berjalan mulus dengan 16 5G band, dukungan WiFi 7. Perangkat ini juga menawarkan pengalaman software unggulan dengan antarmuka Hello UI berbasis Android™ 16, didukung jaminan upgrade OS selama 3 tahun dan pembaruan keamanan selama 4 tahun.

Menggunakan perangkat ini selama dua minggu, nativzen merasakan bahwa motorola razr 60 yang sudah dibekali chipset kelas menengah-atas terbaru ini mampu menangani multitasking berat, gaming kasual hingga semi-berat, editing video pendek, dan produktivitas harian.
Sementara itu, dipadukan RAM besar dan penyimpanan lega, pengalaman penggunaan terasa smooth. Sistem pendingin juga cukup baik untuk ukuran foldable, meski tetap terasa hangat saat digunakan intens dalam waktu lama.
Dukungan Kamera Utama 50MP + 13MP
Tentu saja, yang banyak ditanyakan oleh kebanyakan konsumen saat membeli smartphone, tidak kecuali foldable phone adalah dukungan kameranya. Nah, di sektor ini motorola razr 60 menawarkan konfigurasi kamera yang terbilang cukup menarik.
Bagaimana tidak! Kamera utamanya adalah 50MP dengan dukungan Optical Image Stabilization (OIS) dan Instant All-Pixel Focus. Kameranya ini mampu menghadirkan bidikan foto dengan detail tajam dan warna natural pada berbagai kondisi cahaya.
Selain itu, motorola juga mencekoki razr 60 dengan kamera ultra-wide 13MP + Macro Vision yang mampu menangkap pemandangan lanskap luas hingga 120° maupun detail close-up yang rumit dari jarak hanya 2,5 cm.

Sementara, bagi kamu yang gemar swafoto alias foto selfie, ada kamera depan 32MP dengan dukungan Autofocus ditambah teknologi Quad Pixel. Ini memastikan hasil potret diri sendiri yang lebih cerah dan kaya detail, bahkan dalam kondisi pencahayaan rendah sekalipun.
Bagi kamu yang tertarik dengan motorola razr 60, smartphone foldable ini hadir mengubah cara kamu untuk merekam konten dengan cara yang lebih inovatif. Ya, seperti yang telah disebutkan, ponsel pintar lipat ini punya teknologi Flex View.
Ini memungkinkan kamu untuk melakukan pemotretan secara hands-free. Kamu pun bisa merekam video layaknya menggunakan camcorder dan rasakan pengalaman membuat film yang mulus baik dalam mode potret maupun lanskap.
Dengan fitur built-in Photo Booth, kamu juga dapat menghadirkan pesona strip foto klasik dalam gengaman. Cukup berpose dengan empat gaya berbeda, menekan tombol rana (shutter) dengan mengangkat telapak tangan, dan hasilnya berupa foto dalam tata letak yang tersusun estetik.
Disempurnakan dengan peningkatan hasil foto dan video yang didukung motoAI — seperti adaptive stabilization, scene-aware color tuning, dan Auto Smile Capture, razr 60 memastikan setiap bidikan bisa tampil cerah, dan stabil.
Sementara, fitur Auto Video Enhancement yang dimuat oleh motorola ke dalam ponsel pintar lipat ini mampu menyempurnakan hasil bidikan secara real-time dengan mengoptimalkan pencahayaan, warna, kontras, dan ketajaman.
Tak ketinggalan, dukungan Color Optimization mampu menyesuaikan setiap elemen seperti langit, warna kulit, rumput, dan pakaian untuk hasil yang tampak natural. Integrasi dengan Google Photos AI Tools membuat pengguna dapat mengedit foto lebih mudah dibantu AI tool generatif.




















Fitur Pendukung
Hal lainnya yang membuat motorola razr 60 ini menarik adalah dukungan sistem operasi Android 16 dengan tampilan mendekati stock, alias minim bloatware, dan sangat terasa ringan ketika dioperasikan.
Selain itu, dukungan motoAI pada layar luar memudahkan pengguna untuk mengakses sejumlah fitur, seperti Catch Me Up, Pay Attention, atau mengajukan sejumlah pertanyaan langsung ke motoAI.
Terintegrasi juga dengan Google Gemini, membantu pengguna merencanakan, menulis, belajar, melakukan berbagai hal dengan aplikasi Google, dan bahkan membuat konten kreatif. Semuanya bisa dilakukan pada layar luar atau layar eksternal.

Pengalaman ini semakin diperkaya dengan integrasi Google Photos untuk akses ke galeri, dan Photomoji untuk mengubah gambar menjadi emoji dan stiker kustom. Juga fitur-fitur personalisasi seperti Always-On Display dan Sleep Display.
Dukungan motoAI generasi kedua yang dimuat oleh motorola ke dalam razr 60 mampu menghadirkan kenyamanan dengan dukungan AI generasi terkini, mengubah cara pengguna berkreasi, mendapatkan bantuan, dan mengingat.
Dengan AI Image Studio terbaru, imajinasi menjadi nyata. Kamu bisa mengubah ide menjadi visual dengan Text to Image, mengubah sketsa kasar menjadi seni digital, atau menyerasikan wallpaper perangkat dengan gaya pakaian yang digunakan melalui Style Sync.
Kamu pun bisa membuat stiker unik dengan Text to Sticker, dan bahkan meciptakan avatar pribadi dari hasil swafoto. Bagi para pencinta audio, AI Playlist Studio dapat menyusun playlist yang sempurna sesuai dengan suasana hati atau momen kamu.
Terkait dengan durabilitas, motorola razr 60 sudah mengatongi sertifikasi IP48. Artinya, smartphone foldable ini menawarkan proteksi ektra terhadap debu dan cipratan air. Ada juga teknologi Smart Water Touch, layar sentuhnya tetap reponsif saat basah.
Dengan filter debu terintegrasi dan desain mulus yang bisa dibuka dengan satu tangan, razr 60 merupakan perpaduan sempurna antara desain elegan dan keandalan yang tangguh. Ya, ponsel pintar lipat ini diciptakan untuk mereka yang mendambakan gaya sekaligus durabilitas.
motorola razr 60 mulai dijual sejak 25 Februari 2026 lalu, di Shopee dan Digiplus, dengan harga special launch Rp 10.999.000. Dapatkan manfaat tambahan dari XLSMART, Vision+, Mister Aladin, DMSPlus dan Motion Pay.







