NATIVZEN.com – Tidur bukan sekadar aktivitas untuk memejamkan mata. Ketika tubuh beristirahat, berbagai perubahan fisiologis tetap berlangsung dan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi dasar tubuh seseorang.
Melihat hal tersebut, Samsung menghadirkan fitur Vitals, yang kini bisa ditemukan pada Galaxy Watch terbaru. Seperti yang kita tahu, Samsung telah secara resmi meluncurkan Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 di Indonesia.
Fitur Vitals pada Galaxy Watch adalah fitur kesehatan yang juga terintegrasi di aplikasi Samsung Health. Fitur ini berfungsi memantau indikator vital tubuh secara otomatis saat pengguna tidur. Menariknya, Vitals tidak menggunakan standar kesehatan yang sama untuk semua orang.

Pengertian Fitur Vitals di Samsung Galaxy Watch
Vitals merupakan sistem peringatan dini yang memantau sejumlah indikator dasar tubuh saat pengguna tidur. Cara kerjanya, Galaxy Watch akan mengumpulkan data fisiologis selama tidur, kemudian membandingkannya dengan pola yang biasanya terjadi pada pengguna tersebut.
Jika ada penyimpangan yang cukup signifikan, Vitals akan memberikan indikasi bahwa kondisi tubuh sedang berbeda dari biasanya. Vitals lebih tepat dipahami sebagai “tools” untuk mengenali perubahan pola tubuh, bukan sebagai alat diagnosis kesehatan.
Ada lima indikator utama yang dipantau Vitals, yaitu:
- Detak jantung
- Heart Rate Variability (HRV)
- Suhu kulit
- Laju pernapasan
- Kadar oksigen darah
Kelima indikator tersebut ditampilkan secara terpisah sehingga pengguna dapat melihat perubahan masing-masing parameter. Salah satu hal penting yang perlu dipahami adalah Vitals tidak menghasilkan satu skor kesehatan tunggal.
Jadi, pengguna tidak akan menemukan angka semacam “nilai kesehatan 85” yang kemudian digunakan untuk menentukan apakah kondisi tubuh sedang baik atau buruk. Sebaliknya, Vitals menampilkan lima indikator secara terpisah.
Masing-masing mempunyai rentang yang menjadi acuan berdasarkan kondisi tubuh pengguna sendiri. Pendekatan ini membuat informasi yang diberikan lebih kontekstual. Misalnya, detak jantung seseorang dapat mengalami perubahan sementara indikator lain relatif stabil.
Dengan demikian, pengguna Galaxy Watch9 atau Galaxy Watch Ultra2 dapat melihat indikator mana yang mengalami perubahan, bukan sekadar mendapatkan satu angka yang merangkum seluruh kondisi tubuh.
“In Range” Bukan Standar WHO
Istilah “in range” pada Vitals juga perlu dipahami dengan benar. Rentang tersebut bukan standar kesehatan global, bukan pula angka yang ditetapkan WHO untuk menentukan kondisi ideal setiap orang. Rentang Vitals dibangun berdasarkan baseline personal pengguna.
Artinya, sistem akan mempelajari pola yang terbentuk dari kebiasaan tidur pengguna selama periode tertentu. Dari data tersebut, Galaxy Watch yang digunakan kemudian dapat mengenali kondisi yang relatif normal bagi orang tersebut.
Karena bersifat personal, angka Vitals milik dua orang tidak dapat dibandingkan secara langsung. Seseorang mungkin mempunyai pola detak jantung tidur yang berbeda dengan orang lain. Begitu pula dengan HRV, suhu kulit, laju pernapasan, maupun kadar oksigen darah.
Tentu saja, yang menjadi perhatian bukan apakah angkanya lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan orang lain, melainkan apakah angka-angka yang dihasilkan akan berbeda dari pola normal pengguna itu sendiri.

Mengapa Vitals Diukur Saat Tidur?
Pemilihan waktu tidur bukan tanpa alasan. Ketika sedang beraktivitas pada siang hari, kondisi tubuh dapat berubah, misalnya akibat olahraga, berjalan, bekerja, naik tangga, stres, konsumsi kafein, maupun berbagai aktivitas lainnya.
Oleh karena itu, data fisiologis yang dihasilkan bisa sangat dipengaruhi oleh aktivitas tersebut. Sementara, saat tidur tubuh berada dalam kondisi yang jauh lebih stabil dan relatif bebas dari pengaruh aktivitas fisik maupun tekanan pekerjaan.
Pengukuran saat tidur dapat memberikan gambaran yang lebih konsisten mengenai kondisi dasar tubuh. Dengan kata lain, Galaxy Watch tidak sekadar bertanya, “Seberapa aktif tubuh hari ini?”, tetapi mencoba melihat, “Bagaimana kondisi tubuh ketika sedang benar-benar beristirahat?”
Lima Indikator yang Dipantau Vitals
Saat pengguna terlelap, fitur Vitals pada Galaxy Watch Ultra2 atau Galaxy Watch9 secara terus-menerus akan memantau lima indikator utama malam hari dan membandingkannya dengan baseline personal pengguna:
- Detak Jantung (Heart Rate): Jumlah denyut jantung per menit selama pemulihan malam.
- Variabilitas Detak Jantung (Heart Rate Variability / HRV): Perubahan irama jantung sepanjang malam, termasuk saat tubuh memasuki fase deep sleep.
- Laju Pernapasan (Respiratory Rate): Jumlah tarikan napas per menit, yang secara umum berada pada kisaran 16–20 kali per menit.
- Suhu Kulit (Skin Temperature): Mencatat fluktuasi suhu permukaan tubuh selama tidur.
- Kadar Oksigen Darah (Blood Oxygen/SpO₂): Persentase oksigen yang berhasil masuk ke dalam darah, yang umumnya berada di atas 95 persen.
Untuk membentuk baseline personal yang akurat, fitur Vitals membutuhkan pengumpulan data tidur minimal selama tujuh malam berturut-turut. Data yang dikumpulkan ini memungkinkan pengguna melihat perubahan indikator tubuh dalam konteks pola istirahatnya sendiri.
Apa yang Terjadi Setelah Begadang?
Salah satu cara menarik memahami Vitals adalah dengan melihat apa yang terjadi ketika pola tidur terganggu. Misalnya, seseorang tidur jauh lebih larut dibandingkan biasanya, atau setelah begadang.
Pada kondisi seperti ini, beberapa indikator dapat mengalami perubahan. Kadar oksigen darah terlihat kurang baik, detak jantung menjadi tidak senormal biasanya, sementara HRV dapat turun cukup signifikan.
Di sisi lain, laju pernapasan dan suhu kulit mungkin hanya mengalami perubahan yang terbilang kecil alias tidak terlalu signifikan. Situasi tersebut menunjukkan mengapa Vitals tidak menggunakan satu skor kesehatan.
Jika hanya melihat satu angka, berbagai perubahan tersebut mungkin akan disederhanakan menjadi sebuah nilai. Sementara, dengan lima indikator terpisah, pengguna justru dapat melihat bagian mana yang mengalami perubahan dan bagaimana polanya berkembang.
Apa Arti “Vitals Out of Range, Last 7 Days”?
Pengguna juga dapat menemukan indikator “Vitals out of range, last 7 days”. Secara sederhana, informasi ini menunjukkan berapa hari dalam tujuh hari terakhir terdapat indikator yang berada di luar rentang kebiasaan pengguna.
Namun, jangan langsung angka-angka tersebut dianggap sebagai alarm medis. Satu hari berada di luar rentang belum tentu ada sesuatu yang serius. Tubuh manusia memang dapat mengalami perubahan dari hari ke hari. Lebih penting untuk diperhatikan adalah pola yang berulang.
Contoh, jika satu malam setelah tidur larut terdapat perubahan pada HRV, jangan langsung menyimpulkan apa pun. Tetapi jika perubahan serupa muncul berulang dan konsisten, pengguna mendapatkan informasi yang lebih berguna untuk memahami perubahan tubuhnya.

Butuhkan Minimal Tujuh Malam
Vitals membutuhkan tujuh malam data tidur untuk membangun baseline pengguna. Ini menjadi bagian penting dari cara kerja fitur tersebut. Tentunya, tanpa data historis yang cukup, sistem akan kesulitan menentukan seperti apa pola normal seseorang.
Dengan mengumpulkan data selama tujuh malam, Galaxy Watch Ultra2 atau Watch9 yang digunakan memiliki dasar untuk memahami rentang yang biasa dialami pengguna. Jadi, Vitals tidak bisa dipandang sebagai fitur yang langsung memberi kesimpulan pada malam pertama pemakaian.
Semakin lengkap data tidur yang tersedia, semakin banyak konteks yang dapat digunakan untuk membaca perubahan terhadap kebiasaan personal pengguna. Namun yang patut diperhatikan, Vitals bukan dimaksudkan untuk diagnosis atau pengobatan kondisi medis apa pun.
Harga dan Ketersediaan
Galaxy Watch Ultra2 hadir dalam ukuran 47mm dengan pilihan warna Titanium Silver dan Titanium Gray seharga Rp 10.499.000, dan telah tersedia di Indonesia sejak 14 Agustus 2026 serta dapat dibeli melalui www.samsung.com/id atau gerai resmi Samsung di seluruh Indonesia.
Bagi pengguna yang menginginkan pendamping kesehatan harian dengan bodi lebih ringan, Samsung juga menghadirkan Galaxy Watch9, tersedia dalam ukuran 40mm seharga Rp 5.999.000 (Cream dan Graphite) dan 44mm seharga Rp 6.499.000 (Graphite dan Silver).
Untuk informasi lebih lanjut mengenai Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9, kunjungi www.samsung.com/id.







